Sabtu, 10 November 2018

KONTEKS MANAJEMEN PROYEK DAN TEKNOLOGI INFORMASI

Proyek Sistem Informasi dan Teknologi Informasi
  Kemajuan dunia komputer dan telekomunikasi yang sedemikian pesat telah memaksa oraganisasi semacam perusahaan untuk membangun berbagai fasilitas teknologi informasi nya sebagai tulang punggung utama dalam mengembangkan sebuah system informasi perusahaan yang handal dan berkualitas
Contoh Proyek Sistem Informasi dan Teknologi Informasi
uProyek pengembangan perangkat lunak sumber daya manusia
uProyek konstruksi jaringan komputer kantor pusat dan kantor cabang cabang
uPerancangan system proyek pemesanan prosduk berbasis internet
uProyek pembuatan website atau homepage perusahaan
uProyek pengintegrasian dua buah system informasi yang berbeda

Pemenuhan Kepentingan Konteks Manajemen Proyek
uAspek aspek keseimbangan antara kualitas proyek yang diharapkan dengan keterbatasan ruang dan waktu
uAspek aspek mempertemukan kebutuhan dan harapan pihak pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalam proyek yang kerap kali berbeda dan bertolak belakang
uAspek aspek mendefinisikan dan menentukan dengan jelas dan tegas hal hal yang diharapkan dari berlangsungnya sebuah proyek
Konteks Manajemenen Proyek
  Konteks manjemen proyek merupakan, deskripsi detail mengenai lingkungan internal maupun eksternal dimana manajemen proyek tersebut dilaksanakan

Fase dan Siklus pada Konteks Manajemen proyek
uSerangkaian aktivitas dapat dikatakan menjadi sebuah fase jiika pada akhir rangkaian terebut ditandai dengan adanya satu atau beberapa output tertentu. Contohnya adalah Rancangan Infrastruktur jaringan
uBerakhirnya sebuah fase ditandai daengan evaluasi atau kajian terhadap output-output tersebut yang kerap dihubungkan dengan kualitas dari keluaran tersebut.

Siklus pada Fase Kontek Manajemen Proyek dan TI
uSiklus proyek diawali dari titik dimulainya proyek sampai dengan berakhirnya proyek tersebut.
uFase yang ada dalam proses merupakan sebuah rangkaian proses yang saling berkesinambungan dimana hasil akhir dari sebuah fase merupakan entity yang dibutuhkan pada fase berikutnya
uSiklus proyek didefinisikan pekerjaan teknis apa yang harus dilakukan di dakam fase dan siapa yang harus terlibat dan bertanggung jawab pada masing masing fase
uKebanyakan deskripsi siklius melibatkab parameter seprti biaya durasi, sda, resiko yang dihadapi dan sebagainya.

Stakeholder Proyek
  Merupakan individu atau sekumpulan orang atau unit organisasi yang secara aktif terlibat di dalam penyelenggaraan sebuah proyek, dimana semua kepentingan mereka terlibat langsung atupun tidak langsung dalam pengelolaan sebuah proyek. Dalam proyek TI yang terdapat pada stakeholders adalah sebagai berikut :

1. Poject Manager
2. User
3. Sponsor
4. Organization
5. Programmer dan System Analys
6. Database Administrator, System Integrator dan Project Consultant.


SUMBER 
uChan, K.C, dkk. 2003. Integrated Project Manajement. Yogyakarta : ANDI
uMulyoto, Dana Persada dan Sartika Kurniali. 2013. Super Project Management, Jakarta : PT. Gramedia

PENGENALAN MANAJEMEN PROYEK


Proyek? Apakah proyek itu?

´Proyek mempunyai makna suatu pekerjaan dengan sasaran lingkup kerja dan batasan waktu serta anggaran terentu.
´Dalam proyek ada pihak yang memberi pekerjaan (sponsor), ada pihak yang melaksanakan pekerjaaan (eksekutor) dan ada banyak pemangku kepentingan (skateholders) yang terkait pada suatu proyek.
´Proyek berakhir ketika tujuannya tercapai, atau proyek telah berakhir.
´Proyek bisa besar atau kecil dan memerlukan waktu singkat atau lama untuk diselesaikan.


Karakteristik umum pada suatu proyek:

1.Batasan waktu
2.Anggaran
3.Mutu dan spesifikasi tertentu
Sifat proyek:
1. Selalu memiliki awal dan akhir (sementara)
2. Lingkup tugas khusus dan spesifik
Proyek Dalam Sistem Informasi & Teknologi Informasi

Kemajuan teknologi komputer dan telekomunikasi yang sangat pesat membuat berbagai perusahaan mau tidak mau mengikuti sistem yang semakin berkembang dengan peningkatan fasilitas dan ide-ide baru untuk mengembangkan sistem informasi perusahaan yang handal dan berkualitas. Dengan demikian, perusahaan tersebut harus merencanakan sebuah proyek yang dapat membuat tujuan mereka tercapai. 

Contoh proyek Sistem Informasi dan Teknologi Informasi antara lain :

1.Proyek analisa kebutuhan sistem informasi manajemen perusahaan.
2.Help desk atau pekerja teknis mengganti laptop untuk departemen kecil.
3.Tim pengembangan proyek kecil menambahkan fitur baru pada aplikasi internal.
4.Proyek pengembangan perangkat lunak sumber daya manusia.
5.Proyek perancangan sistem pemesanan produk berbasis internet (E-commerce),dsb.

Perbedaan antara proyek Sistem Informasi & TI dengan proyek industry lainnya :
  1. Melibatkan berbagai teknologi yang sangat cepat usang karena perkembangannya yang sedemikian cepat,semacam komputer, modem, software, CAD/CAM, dll.
  2. Membutuhakan beragam sumber daya manusia dengan spectrum kompetensi dan keahlian yang sangat bervariasi, seperti data entry, system administrator, programmer, system analyst, database specialists, network expert, content manager, dsb.


Maka, Manajemen Proyek?
  • Manajemen proyek bermakna tata kelola manajerial dan teknik (cara atau metode) yang perlu diterapkan untukmecapai keberhasilan pelaksanaan sebuah proyek.
  • Manajemen proyek sangat menekankan pada sisi non teknis seperti komunikasi, perencanaan, kepemimpinan, serta interaksi dan sinergi antar tim pelaksana dengan pihak terkait.
  • Jadi, manajemen proyek adalah kombinasi penerapan pengetahuan, keahlian, peralatan, metodologi dan teknik di dalam proses pengelolaan dalam proyek sehingga dapat memenuhi kebutuhan dan harapan berbagai pihak yang berkepentingan (stakeholder), serta  seni yang bertujuan untuk memulai merencanakan dan menyelesaikan proyekdalam keterbatasan yang ada.

Aspek pemenuhan kepentingan :
1. Aspek - aspek keseimbangan antara kualitas proyek yang diharapkan dengan keterbatasan biaya dan waktu.
2 .Aspek-aspek mempertemukan kebutuhan/keinginan dan harapan pihak-pihak yang terlibat langsung maupun tidak langsung dalamproyek yang kerap kali berbeda dan saling bertolak belakang.

3. Aspek-aspek mendefinisikan dan menentukan dengan jelas dan tegas hal-hal yang diharapkan dari berlangsungnya sebuah proyek.

Kerangka Manajemen Proyek :
1.Konteks Manajemen Proyek (Project Management Context), yang merupakan deskripsi detail mengenai lingkungan internal maupun eksternal dimana proyek manajemen dilakukan.
2.Rangkaian Proses Manajemen Proyek (Project Management Processes),  yaitu gambaran umum mengenai bagaimana biasanya proses-proses dalam pengelolaan proyek tersebut dilaksanakan dan hubungan keterkaitan diantaranya.
3.Aspek Pengetahuan Manajemen Proyek (Project Management Knowledge Areas), yang membahas pengetahuan dasar yang harus diketahui oleh pelaku manajemen proyek.



SUMBER :
1.Chan, K.C, dkk. 2003. Integrated Project Management. Yogyakarta : ANDI
2.Mulyoto, Dana Persada dan Sartika Kurniali. 2013. Super Project Management. Jakarta : PT. Gramedia







Jumat, 05 Januari 2018

Review Mengenai Seminar Pertamina Energy Forum (PEF) 2017

Ini adalah review kedua saya mengenai seminar.

Dimana kali ini seminar yang saya hadiri diselenggarakan oleh PT Pertamina (Persero) yang kembali menggelar Pertamina Energy Forum (PEF) 2017 sebagai bagian dari rangkaian perayaan HUT Pertamina ke-60. Sminar ini diadakan pada 13 Desember 2017, di The Raffles Hotel, Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh pembicara-pembicara yang merupakan ahli energi dari dalam dan luar negeri dari berbagai lembaga, di antaranya Kementerian ESDM, International Energy Agency, Center for Strategic & International Studies US, Shell, Panasonic, Marubeni Corporation, Boston Consulting Group, Patriot Energi, Mitsubishi, Toyota, dan lain sebagainya. Hadir juga Menteri ESDM, Ignasius Jonan dan Menteri BUMN, Rini Soemarno sebagai pembicara kunci.

Seminar ini mengusung tema “Striving Towards Sustainable Energy”. Dijelaskan saat seminar mengapa hingga diusung tema energi berkelanjutan seiring dengan mulainya pergeseran peta industri energi dunia ke arah pemanfaatan energi berkelanjutan. Di Tanah Air, tuntutan pengembangan potensi sumber energi terbarukan juga kian meningkat, seiring dengan makin menurunnya cadangan energi fosil. Sebab pertamina juga yang mendapatkan tugas untuk mendorong kemandirian energi Indonesia, senantiasa berupaya melakukan inisiatif dengan menggali permasalahan yang menghambat pencapaian tersebut dan mengadirkan solusi bagi pengembangan energi terbarukan di Indonesia.

Dikarenakan saya hanya hadir pada  hari kedua seminar, yang pada hari itu ada juga diskusi juga dibagi dalam tiga sesi. Sesi pertama mengangkat topik Best Practices In Large-Scale Sustainable Power Development, sesi kedua dengan bahasan Community Involvement To Capture Sustainable Ideas. Sesi terakhir akan diisi dengan topik Formulating The Business Model In Renewable Industry.

Pada seminar ini  bahwa pengembangan EBT di Indonesia harus terus dibahas bersama dengan berbagai pihak. Hal itu untuk mendorong sekaligus melakukan pemetaan keperluan beragam EBT yang bisa dikembangkan di Indonesia. Sebab Indonesia memiliki potensi EBT yang belum banyak dimanfaatkan. Untuk mencapai target tersebut harus jelas pemetaannya, seperti  sumber energi angin di mana sumbernya di Indonesia yang sesuai kebutuhan, begitu juga sumber energi matahari harus tepat pemetaan tempat yang cocok untuk dikembangkan agar sumber-sumber energy tersebut dapat dikembangkan secara luas dan bermanfaat.

Oleh sebab itu upaya yang dilakukan Pertamina dalam mengembangkan EBT, di mana target jangka menengah pengembangan EBT difokuskan pada geothermal, bioenergi dan solar panel. Geothermal menjadi salah satu potensi EBT yang dapat dimanfaatkan sehingga ketersediaan energi dan kebersihan lingkungan dapat terus dijaga. Dan juga membahas mengenai sumber sumber energy yang dapat dimanfaat kan untuk keperluan Indonesia dimasa yang akan datang. 





Review Seminar Bluemix

Pada tangal 25 September 2017 bertempatan di Auditorium kampus D Gunadarma, saya mengikuti seminar yang diadakan oleh Bluemix. Dan ditulisan kali ini saya akan meriview mengenai seminar tersebut.

Sebelumnya apakah sudah ada yang mengetahui mengenai Bluemix itu sendiri?

Oke, Sebenarnya secara singkat luemix merupakan sebuah layanan Cloud. Dijelaskan juga bahwa Bluemix merupakan sebuah penawaran terbaru dari IBM yang memungkinkan organisasi dan pengembang membuat dan menerapkan aplikasi dengan cepat dan mudah. Bluemix adalah implementasi dari Arsitektur Terbuka IBM Cloud berdasarkan Cloud Foundry, sebuah platform open source sebagai Service (PaaS), yang memungkinkan Anda untuk membuat, menyebarkan, dan mengelola aplikasi awan Anda dengan cepat. Karena Bluemix didasarkan pada Cloud Foundry, maka kita dapat memanfaatkan ekosistem dan runtime runtime yang berkembang. Bluemix memberikan layanan tingkat perusahaan yang dapat dengan mudah digabungkan dengan aplikasi cloud Anda tanpa Anda perlu mengetahui cara menginstal atau mengkonfigurasinya.  Dalam Bluemix ini pun penggunanya dapat langsung mengedit kode aplikasi maupun datanya secara langsung. Beberapa fitur yang terdapat pada Bluemix, antara lain infrastruktur yang pintar, keamanan, pengembangan serta analisis data besar, pengembangan serta uji coba aplikasi, Watson QA, analisis sosial, M2M (mesin ke mesin), dan Media. Selain menyediakan kerangka kerja dan layanan tambahan, Bluemix menyediakan dasbor bagi Anda untuk membuat, melihat, dan mengelola aplikasi dan layanan Anda serta memantau penggunaan sumber daya aplikasi Anda. Dashboard Bluemix juga menyediakan kemampuan untuk mengelola organisasi, ruang, dan akses pengguna.

Adapun manfaat dari layanan inipun seperti Data tetap tersimpan aman di cloud ketika harddisk atau gadget yang kita miliki rusak, Data yang kita miliki pun dapat diakses dimanapun dan kapanpun, keamanan data yang kita miliki dijamin, dan kita pun dapat mengembangkan tanpa harus mengrim project terlebih dahulu.

Bluemix pun menyediakan fitur seperti Pengolahan daya bagi anda untuk memberikan perubahan app terus menerus, Pengelolaan layanan dan aplikasi, dan juga berbagi layanan, memungkinkan kita untuk membangun dan memperluas web dan aplikasi mobile yang cepat.